Tampilkan postingan dengan label Oleh Amelia Ayu Kinanti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Oleh Amelia Ayu Kinanti. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Juli 2011

Alasan Si Kecil Tak Mendengarkan Anda

Merasa frustrasi karena perkataan Anda sering kali diacuhkan oleh si kecil? Berikut ini beberapa alasan anak tak mau mendengarkan perkataan orangtuanya.

Helium memberikan beberapa alasan mengapa anak suka mengabaikan perkataan orangtuanya. Ini dia!

1. Menguji batasan kesabaran

Anak-anak ingin menilai sejauh mana orangtuanya bisa bersabar menghadapinya. Tujuannya untuk mengetahui sejauh mana batasannya dalam bertindak. Anak-anak sering kali membuat batasan sendiri tanpa harus mendapat instruksi dari Anda. Terkadang, caranya adalah dengan “membantah” orangtua.

2. Menilai siapa yang mengontrol

Tak jarang banyak anak-anak yang mencoba menjadi “si pengontrol” termasuk terhadap orangtua. Sekali saja mereka berhasil mengontrol Anda, maka mereka akan menggunakan cara yang sama untuk melakukannya lagi. Untuk itu Anda harus bersikap tegas. Jangan sampai anak Anda tumbuh di luar batasan nilai-nilai yang berlaku.

3. Fase pertumbuhan

Anak-anak, terutama ketika masa remaja, mengalami fase yang membuat mereka suka memberontak. Mereka seolah hidup di dunia sendiri dan seolah tak ada orang yang mengerti. Jangan biarkan fase ini membuat anak Anda makin tidak terkontrol. Anda harus banyak bicara dan mendekatkan diri padanya, dan menunjukkan bahwa Anda benar-benar peduli dan sayang.

4. Kecerdasan

Terkadang bukan maksud anak membantah atau tidak menuruti kata Anda. Namun seringkali kecerdasan mereka menuntut Anda untuk memberi alasan yang logis dan bisa diterima. Untuk itu selalu berlaku jujur pada anak Anda. Jangan memberinya alasan-alasan yang kurang logis, karena hanya akan mendatangkan beragam pertanyaan lain yang membuat Anda kewalahan menjawabnya.

Misalnya, saat anak tak mau tidur, bujuklah dia. Katakan padanya jika tidurnya kurang, maka ia tak punya energi cukup untuk bermain esok hari. Memberi alasan yang menakut-nakuti anak, seperti diculik monster atau makhluk fiktif lainnya hanya akan membuatnya bingung dan bertanya-tanya.

Lebih Sehat Karena Bernyanyi

Tak hanya melepas penat, bernyanyi juga bisa membuat seseorang lebih sehat. Hal itu terungkap dari penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan asal Universitas Harvard, Amerika Serikat.

Dikutip dari Genius Beauty, para peneliti melakukan penelitian terhadap pasien-pasien rumah sakit di Amerika Serikat. Dalam proses penyembuhannya, para pasien itu diminta untuk menghafalkan lagu, serta bernyanyi dengan jadwal yang teratur.

Penelitian itu membuktikan, mereka yang bernyanyi mengalami proses pemulihan yang lebih cepat dibandingkan pasien yang lain. Tak hanya itu, pasien-pasien yang rutin bernyanyi juga mengaku tak merasakan rasa sakit yang biasa mereka rasakan sebelum rutin bernyanyi.

Lebih lanjut para ahli menjelaskan apa yang terjadi saat manusia bernyanyi. Ternyata saat bernyanyi, tubuh mengalami peningkatan asupan oksigen, sehingga peredaran darah menjadi lancar. Tak hanya itu, pada saat bernyanyi otot dan syaraf manusia juga menjadi lebih santai dan mengendur. Hal itu yang menyebabkan rasa sakit hilang dan seseorang menjadi lebih sehat.

Yuk bernyanyi!